Kegiatan training series guna mendorong standarisasi produk KUPS Nila dilangsungkan di aula pertemuan kantor Desa Sungai Deras. Kegiatan diikuti oleh perwakilan KUPS Nila dan Kelapa serta perwakilan pemerintah Desa Sungai Deras.
Fikri dari JARI dalam pembukaan kegiatan menyebutkan bahwa training dilakukan guna mendorong pemasaran produk KUPS di Desa SungaI Deras, terkhusus produk olahan ikan nila yang dikelola KUPS Nila. Namun, training ini diharapkan juga dapat memberikan pengetahuan juga pada kelompok perempuan atau KUPS laiinya yang juga memiliki produk olahan.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi yang disampaikan oleh Dina Restianti, Sub Koordinasi Farmasi dan Perbekalan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya. Ia menyampaikan bahwa untuk industri olahan rumah tangga penting untuk menjaga kebersihan dari penyiapan bahan dan pengolahan produk. Produk olahan harus jauh dari paparan atau bahan kimia, logam berat, serta bahan baku yang tidak layak.
Dalam proses pengolahan setidaknya pengelola mulai memperhatikan untuk menggunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan dari tubuh ke bahan olahan. Ia juga mengingatkan bahwa penting untuk KUPS tahu masa kadaluarsa dari produk yang diolah. Masa kadaluarsa dapat diketahui oleh KUPS dengan mengetes satu produk dalam skala waktu dan memeriksa perubahan fisik dan bau dari olahan tersebut. Masa kadaluarsa menjadi informasi penting bagi konsumen dan juga KUPS untuk menentukan jumlah produksi dalam setiap masa produksinya. Kemudian, ia menyoroti pentingnya pengemasan dan label yang ditempelkan pada produk olahan. Kemasan yang bagus dan informatif akan menarik konsumen untuk membeli produk olahan tersebut.
Terakhir, dalam upaya mendorong pengelolaan produk olahan KUPS penting adanya manajemen pengelolaan dari KUPS. Adanya pembagian tugas di kelompok, untuk menentukan fokus dan kerja masing-masing individu. Menurutnya, ketika dalam suatu kelompok yang besar, setiap individu telah memiliki kerja dan fokus masing-masing tentunya akan membuat roda kelompok berjalan dengan baik dan menghindari masalah di kemudian hari. (15/01/2026).
